Mengenal Caleg Cantik dari Golkar ke Senayan dengan ”DUIT”

BENGKULU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan daftar calon tetap (DCT) anggota DPR RI, pada Pemilu 2019. Totalnya, sebanyak 7.968 orang. Ribuan calon legislatif (Caleg) itu ditetapkan pada Kamis 20 September 2018.

Ribuan caleg itu terdiri dari 4.774 caleg pria dan 3.194 caleg perempuan. Dengan persentase caleg perempuan dibanding caleg pria sebesar 40 persen. Nama para caleg itu tertuang dalam Keputusan KPU RI Nomor 1129/PL.01.4-Kpt/06/IX/2018, tentang Daftar Calon Tetap Anggota DPR RI Pemilu Tahun 2019.

Diantara 3.194 caleg perempuan itu ada caleg perempuan yang berparas cantik. Dari daerah pemilihan (dapil) provinsi Bengkulu. Diusung partai Golkar, dengan nomor urut 3. Perempuan itu pernah mendapatkan, predikat ”50 Best Indonesia Wowan Inspring, 2015”.

Dia juga sempat didapuk sebagai perempuan ”The Best Service Tour, 2016”. Siapa caleg perempuan berparas cantik itu? Alisya Fianne Janne, namanya. Perempuan yang akrab di sapa Bunda ini satu dari 56 caleg DPR RI dapil Provinsi Bengkulu.

Perempuan keturanan dari Kabupaten Kaur ini maju sebagai calon wakil rakyat, lantaran berniat untuk memperbaiki segala kondisi di 10 kabupaten dan kota di provinsi berjuluk ”Bumi Rafflesia”, Bengkulu.

Sehingga daerah yang dihuni tidak kurang dari 1,9 juta penduduk ini dapat lebih baik dan maju. Di mana yang selama ini belum tersentuh dan masih membutuhkan banyak perhatian. Baik segi pembangunan di pedesaan, ekonomi kerakyatan, serta bidang lainnya yang masih butuh perjuangan.

Alisya Fianne Janne, Caleg DRP RI Nomor Urut 3 dari Partai Golkar Dapil Bengkulu.
Alisya Fianne Janne, Caleg DPR RI Nomor Urut 3 dari Partai Golkar Dapil Bengkulu.

Wakil Ketua pimpinan pusat kesatuan perempuan partai golkar (PP KPPG) Sumatera 2 ini melancong ke Senayan bermodal ”doa, usaha, ikhtiar dan tawakal (DUIT)”. Perempuan yang dipercaya sebagai pembina gerakan muslimah bersyari (GMB) Indonesia ini mendapatkan dukungan dari kerabat, saudara, keluarga dan masyarakat Bengkulu.

”Saya maju ke DPR RI bermodalkan ‘DUIT’. Saya maju ke Senayan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Bengkulu yang masih membutuhkan banyak perhatian,” kata Pembina IKM/UMKM Digital Perempan Cerdas Indonesia dan Caleg Perempuan dari Partai Golkar nomor urut 3 dapil Bengkulu, Kamis (28/2/2019).

”Dari keluarga, saudara, kerabat teman-teman menginginkan agar saya maju ke DPR RI agar Bengkulu memiliki keterwakilan di Senayan untuk memperjuangkan semua aspirasi masyarakat Bengkulu,” sambung Bendahara Umum dewan pimpinan pusat (DPP) forum pemberdayaan perempuan Indonesia (FPPI).

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) dewan pimpinan pusat (DPP), asosiasi pedagang kaki lima (APKLI) ini berkomiten untuk memberikan dan membuat perubahan demi kesejahteraan masyarakat yang adil di 1.524 kelurahan/desa yang tersebar di 127 kecamatan.

Motivator muallaf Indonesia ini optimis dapat meraih simpati masyarakat di 10 kabupaten dan kota di ‘Bumi Rafflesia’, sehingga dapat duduk di Senayan yang mewakili kaum hawa dari Bengkulu dalam memperjuangkan setiap aspirasi.

”Saya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat Bengkulu. Baik aspirasi dalam segi kesehatan, pendidikan, ekonomi kerakyatan, sarana dan prasana transportasi secara maksimal,” tutup pengurus pusat Bidang OKK DPP ikatan pengusaha muslimah Indonesia (IPEMI), ini.

Alisya Fianne Janne, Caleg DRP RI Nomor Urut 3 dari Partai Golkar Dapil Bengkulu.
Alisya Fianne Janne, Caleg DPR RI Nomor Urut 3 dari Partai Golkar Dapil Bengkulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!